"Saya pikir juga kita akan terus percepat. Ya, saya meyakinilah. Untuk huntara itu maksimal bisa kita kerjakan. Kalau saya kebetulan fokus di jembatan, saya kira yang utama sudah bisa kita selesaikan,"
Jakarta (KABARIN) - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan proses pemulihan di wilayah terdampak bencana di Sumatera sedang dipacu menjelang Ramadan.
Menurut Maruli, fokus utama sekarang adalah membangun hunian sementara, memperbaiki infrastruktur penting, dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
"Saya pikir juga kita akan terus percepat. Ya, saya meyakinilah. Untuk huntara itu maksimal bisa kita kerjakan. Kalau saya kebetulan fokus di jembatan, saya kira yang utama sudah bisa kita selesaikan," kata Maruli usai menghadiri Rapat Pimpinan TNI/Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Pembangunan hunian sementara ditargetkan rampung secepat mungkin supaya masyarakat terdampak punya tempat tinggal yang layak.
Selain itu, perbaikan infrastruktur jadi prioritas, terutama jembatan yang rusak akibat bencana. Dalam satu setengah bulan terakhir, pemerintah berhasil membangun dan memperbaiki puluhan jembatan darurat.
"Jadi dalam satu bulan setengah ini, hampir 40-an bailey, 50-an armco, 19 jembatan gantung," ujar Maruli.
Pemulihan juga mencakup penyediaan air bersih untuk warga terdampak. Pemerintah menurunkan berbagai sarana, termasuk mobil tangki dari sejumlah kementerian dan lembaga.
Sektor pendidikan mulai kembali berjalan normal. Beberapa sekolah sudah membuka kembali kegiatan belajar mengajar.
"Terus sekolah-sekolah kan sudah mulai masuk, sudah ada yang masuk. Saya pikir berjalan dengan baik," tambah Maruli.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026